Tua di jalan?

Saya terilhami dari postingannya mas priyadi, jadi ngakak n senyum-senyum sendiri karena banyak rekan-rekan sekantor saya yang bernasib sama. Kebetulan  tempat saya mencari sesuap nasi berada 30 km sebelah barat yogyakarta (wates). 

Yang membuat hati tenang adalah rata-rata rekan semua berdomisili di yogya (30 km ke timur) atau di purworejo (30 km ke barat). Ketika waktu pulang tiba, maka yang terjadi adalah 2 rombongan (ada 2 mobil n pada bareng kalo pulang) menuju timur dan satu rombongan menuju barat. 

Ketika itu dah jadi kebiasaan, maka muncul sebuah komunitas baru yang bernama konsultan

(Konco Wangsul Ngetan...indonesiane opo yo). Karena yang pulang ke Barat kurang kreatif, jadi nggak punya nama deh.... Cuma kadang-kadang sedih juga kalo membayangkan waktu yang dihabiskan di jalan, belum capeknya, apalagi kalo bulan puasa kayak gini, waduh..... 

Sisipan:  tadi siang judul masnya ditolak, hiks hiks hiks, sedih banget. mana pak sekjur dengan bijaksananya berkata: "mas, saya sedang melihat-lihat track record anda di masa perkuliahan, kalo diperlukan mengulang diharapkan mengulang ya" (tampang rada jumawa gitu). Mak Jeduar..... langsung sedih, pulang, n sekarang lagi gogling kira-kira ambil judul apa ya...atau saya perlu konsultasi sama mbak tika mungkin...

Written by

0 comments: